“Momen milad HMI tersebut adalah tempat untuk kita instropeksi diri antara kader, pengurus dan anggota,” kata Ketum HMI Bandar Lampung, Macro Aulia, saat menyampaikan sambutan di awal acara. Sedangkan Ketua Umum KAHMI, Agus Nompitu, dalam sambutannya juga mengatakan, peringatan milad ke-68 ini adalah karunia Allah, karena HMI yang merupakan organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia masih eksis sampai sekarang.
“HMI yang lahir di Universitas Islam Indonesia Kota Jogjakarta pada 68 tahun lalu, tepatnya 5 Febuari 1947, sudah memberi kontribusi yang nyata bagi bangsa kita. HMI sangat kaya melahirkan
kader di masyarakat. Yang penting HMI harus bisa mengisi pembangunan, mempertahankan NKRI yang mutlak dimiliki HMI," tuturnya. Ia juga berharap pada kader-kader HMI harus menjadi kader pejuang, dan memberikan kontribusi bagi pembangunan di Indonesia, khususnya di Bandar Lampung. Hari ulang tahun ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dies natalis ke-68 HMI, oleh Ketua Umum HMI Macro Aulia, didampingi Ketua Umum KOHATI (Korps HMI Wati) Asri Maharani dan Ketum KAHMI (Korps Alumni HMI), Agus Nompitu. (Katrine)
Tidak ada komentar: